Here i want to share my experience of becoming a Liaison Officer (LO) in Global Enterprise Challenge (GEC) at Kuta, Bali, 11 June until 16 June 2010.
Global Enterprise Challenge (GEC), adalah sebuah kompetisi yang menggabungkan sains dengan kemampuan berbisnis (entrepreneur) dengan ruang lingkup internasional. Peserta GEC diberikan tantangan yang harus diselesaikan dalam 24 jam. Tantangan tersebut adalah untuk mencari solusi dari sebuah masalah yang ditentukan dengan membuat bisnis dan membuat maket (prototype)nya.
kebetulan, di tahun 2009 saya dan teman saya Alifian, mewakili sekolah kami, SMAN 2 Kota Tangerang Selatan, untuk ikut acara ASEAN Science Enterprise Challenge (ASEC). ASEC ini adalah kompetisi serupa GEC yang diadakan di beberapa negara di ASEAN dengan tujuan menyaring para pesertanya supaya bisa berunjuk keahlian di GEC (*lihat post mengenai ASEC*).
di tahun saya mengikuti ASEC, terpilih satu kelompok sebagai wakil indonesia untuk ikut GEC. Alhamdulillah, tim Indonesia waktu itu bisa menduduki peringkat pertama di GEC, dan menjadi juara dunia. Nah, karena pada tahun 2009 Indonesia juaranya, maka Indonesia terpilih untuk jadi host (tuan rumah) di acara GEC tahun 2010 di Kuta, Bali.
awal cerita saya bisa menjadi LO di GEC, bisa dibilang berawal dari keikutsertaan saya di ASEC itu sendiri. Sebagai alumni ASEC 2009 yang tetap menjaga hubungan dan komunikasi yang baik sesama alumni dan panitianya, maka saya pun terpilih untuk menjadi LO di ASEC 2010 yang dilaksanakan di Imperial Aryaduta, Karawaci - Tangerang tanggal 28-30 Juni 2010. sama seperti ASEC 2009, di ASEC 2010 ini terpilih satu kelompok yang akan mewakilkan Indonesia di ajang GEC 2010. Dan dengan segala usaha dan doa, akhirnya 4 orang LO bisa ikut mendampingi tim Indonesia ke ajang GEC di Kuta, Bali. beruntung sekali saya yang bisa ikut ke Bali gratis, tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun.
![]() | |
|
awal saya bertemu tim Wales pun sebenernya juga ada perasaan grogi mendengar percakapan mereka yang berbahasa inggris dan beraksen british. sungguh sulit untuk dicerna dan dimengerti. Seketika saya merasa seperti orang awam, Bahasa Inggris yang sudah saya pelajari selama belasan tahun ini seakan-akan tidak ada gunanya. ketika kertemu dengan mereka hari itu, saya cuma bisa senyum-senyum aja hehehe
![]() |
| Welcome to Bali! |
Awalnya saya tidak berniat untuk meng-handle tim Wales, tetapi teman LO saya, Yona, bilang begini, "Del, lo pegang tim Wales aja" dan entah mengapa saya spontan bilang, "oke". Tapi semakin kesini saya merasa "yah kenapa enggak? kesempatan buat nambahin skill bahasa inggris saya. kalo ga sekarang kapan lagi bisa deket sama bule bule inggris?" hehehehe
Hari pertama di Bali, dari Bandara Ngurah Rai, saya, Yona, Anthoni dan Rizky dijemput sama Mas Aji, panitia GEC dari Indonesia juga. sehabis ikut menyambut dan mesam-mesem sama Wales, akhirnya kami berangkat ke hotel juga. awalnya kami kira kami akan diangkut naik mobil elf juga, seperti bule-bule Wales itu. yah pokoknya mobil yang ber-AC. Kemudian waktu kami jalan ke parkiran, mas Aji menunjuk mobil yang akan kami pakai: VW COMBI! aaaaaaaaa saya seneng banget, soalnya ini mobil kesukaan saya! VW COMBI warna ijo hehehe
baru masuk mobil, sudah ada saja kejadian lucu. mobil VW ini diparkir di tempat panas, dengan jendela tertutup, otomatis begitu di dalam, Mas Aji langsung ngotak-ngatik mobil VWnya, mencari kipas (toh nggak ada ACnya). iseng-iseng mencet sana sini, yang keluar malah air wiper dan klakson mobil yang bunyinya nggak waras banget :p
setelah beberapa menit, akhirnya kami siap-siap jalan nih supaya dapet angin lewat jendela. tapi ternyataaa di belakang mobil kami ada sekeluarga dengan ras cina yang asik banget ngobrol, menghalangi jalan. Menunggu mereka selesai ngobrol lamaaaa sekali, seakan-akan mereka nggak menyadari kalau ada mobil yang mau keluar. kami nggak mungkin membunyikan klakson dengan keadaan klakson yang kurang waras itu. sehabis nongol-nongolin kepala keluar jendela, baru deh mereka minggir. pasti nggak kebayang kan betapa panasnya di dalem kotak hijau itu.
sudah terasa adem nih, angin Bali mulai berhembus menerpa tubuh kami yang kepanasan. rasanya enaaaaak banget. serasa jadi pemain di FTV, kita jalan-jalan di Bali naik VW Combi sambil tertawa cekakak-cekikik. dan mungkin gara-gara terlalu banyak ketawa itu, akibatnya kami malah nyasar. Ya, kami nyasar di Bali. saya sih senang-senang saja, toh muter-muter malah jadi jalan-jalan kan hehehe. Rizky yang duduk di depan asik menelusuri peta Bali yang gedeeeee, kira-kira lebih gede dari koran. kali ini dia jadi co pilot-nya. saya, Yona dan Anthoni asik mengobrol sambil merekam video perjalanan yang nggak jelas di jok belakang :p
***
saya menginap di Hotel Pullman Legian Nirwana di Jalan Pantai Kuta. Namanya saja Jalan Pantai Kuta, jadi hotelnya berada pas sekali di pinggir pantai. saya bahagia banget loh kalo mau ke pantai cukup menyebrang jalan saja. Apalagi waktu saya check in ke kamar saya di lantai empat, saya lebih bahagia lagi. Kamar hotel bintang lima, dengan balkon yang langsung mengahadap ke pantai . wuuuiiihh sepanjang lengkungan pantai Kuta bisa saya pandangi dari balkon kamar hotel saya ini.
![]() | |
|
![]() |
| Sunset view dari balkon kamar saya :D |
Jujur saja pekerjaan sebagai LO baru terasa disaat masing-masing LO sudah bersama tim yang dipegang. Jadi bisa dibilang, LO nggak punya pekerjaan tetap kalau belum ada timnya. Ditambah lagi, acara GEC ini dimulai tanggal 14 & 15 Juni. Jadiiiii saya dan teman-teman LO lainnya punya waktu senggang 3 hari di Bali. Asiiikkk :D :D
Karena hotelnya juga masih baru, jadi segala makanan baru tersedia dari tanggal 12. itu pun outsource (beli makanan dari luar, bukan masak dari dapur sendiri). jadi kami dan panitia yang lain makan siang bersama-sama membeli Mc Donalds, dan makan malamnya kami dinner di Papa's Cafe. Kami makan volcanoe pizza yang cara makannya pizza itu disiram dengan minyak terlebih dahulu kemudian dibakar menggunakan korek diatas meja. wuuuzzzz
![]() |
| our dinner: volcanoe pizza at Papa's Cafe |






No comments:
Post a Comment
leave your message here: