disini saya mencoba untuk berbagi pengalaman. yah yang namanya pengalaman pasti nggak melulu yang bagus-bagus atau yang baik-baik. kali ini saya akan cerita salah satu pengalaman pahit di sela hidup saya, yang baru terjadi belum lama belakangan ini
yang namanya teknologi, sekarang ini sudah semakin maju, temasuk di dunia internet, banyak situs jejaring sosial yang menarik sehingga bisa jadi salah satu fenomena di negeri ini.
facebook, salah satunya. belum lama ini membooming, dibicarakan orang banyak dari bermacam kalangan. yang paling baru kemarin adalah masalah penculikan gadis-gadis, yang jadi gara-garanya adalah mudahnya percaya sama orang baru via facebook itu, sehingga mereka mau diajak ketemuan, ujung-ujung nya nggak pulang lagi kerumah .
well, yang mau saya ceritain disini sebenarnya bukan masalah penculikannya, that's all just the background. tapi masalah saya ini berasal dari sumber yang sama, facebook. kemudahan yang ditawarkan facebook dalam membuat account sebenarnya tidak menjamin keaslian data/informasi orang yang mau buat account itu sendiri, sehingga banyak juga orang yang menipu, baik dari mengaku-aku jadi artis, tokoh terkenal lainnya, sampai masalah bisnis. banyak orang juga sekarang berbisnis via facebook, dari yang jual pulsa sampai niat bikin online shop. nah, online shop ini yang sebenernya sedari tadi akan saya bahas.
banyaknya online shop yang berkeliaran di facebook, dengan barang-barang yang ditawarkan sangat menggiurkan, mampu menarik pelanggan sampai beribu orang. itu juga yang terjadi sama saya. ada satu online shop yang menjual bermacam-macam sepatu dan baju, meng-add account saya. sebut saja itu adalah "S" olshop (online shop). setelah saya lihat barang-barangnya di album foto, jujur, saya tertarik sekali. dari barangnya yang unik, harganya juga terjangkau. akhirnya terjadilah transaksi antara saya dan "S" olshop itu. dia meminta uangnya ditransfer lewat atm. selesai sudah, tinggal menunggu barang yang saya pesan itu datang kerumah.
tapi, setelah saya pikir-pikir lagi, tidak ada salahnya saya juga mencoba untuk menawarkan sepatu-sepatu lucu itu ke teman-teman saya yang tentu saja, saya juga ambil untung, berhubung kebutuhan saya akan uang tambahan waktu itu sedang cukup besar. akhirnya saya menawarkan barang-barang tersebut ke teman-teman saya dan diluar perkiraan saya, banyak banget yang mau. tanpa pikir panjang, saya pesan lagi ke olshop itu. tapi yah yang namanya anak sekolah, uang jajan terbatas. jadi saya memberikan keleluasaan sama teman saya buat bayar setengahnya dulu, setengah lagi dicicil sampai barangnya ada. saya bisa memberi keleluasaan itu juga karena dari pihak olshopnya bilang boleh mentransfer setengah dulu. tapi ternyata oh ternyata, setelah saya transfer setengahnya, besoknya olshop itu MAKSA saya supaya transfer sisanya lagi hari itu juga. dalam hati saya berpikir, "gila, dapet duit dari mana nih?" akhirnya saya minjem uang orang tua saya. nah asal tau saja, saya pinjam uang orang tua saya untuk modal itu sebanyak Rp. 500 rb. yang artinya uang teman-teman saya yang sudah saya transfer duluan juga sebesar itu. 500 ribu . jadi totalnya saya sudah transfer 1 juta lebih ke olshop itu. sedikit lega sudah bisa dapat pinjaman dari orang tua, sekarang waktunya saya buat tunggu barangnya datang. kata olshopnya, barangnya akan datang paling lambat tiga minggu kedepan. oke, toh saya pikir memang rata-rata olshop seperti itu butuh waktu segitu buat ngirim, berhubung olshop yang satu ini bikin barangnya dulu di pabrik.
seminggu sebelum tanggal dimana sepatu-sepatu itu seharusnya datang, saya sudah berkeinginan buat ngehubungin olshop itu. tapi saya mengurungkan niat sampai H-2. olshop itu punya dua nomor HP, yang sialnya nggak bisa dihubungin dua-duanya. nah, langsung tuh saya deg-degan setengah mati "mati nih gw ketipu". tapi saya coba buat berpikir positif. mungkin memang lagi nggak aktif hpnya. akhirnya saya langsung buka profil facebooknya, dan bikin saya lemes setengah mati.
di profil faceboknya itu sudah banyak banget caci maki dari orang-orang yang mengatakan bahwa itu olshop nipu lah, kabur lah, bla bla bla. tapi olshop itu beralibi kalo dia kecelakaan dan dirawat di salah satu rumah sakit di bilangan jakarta selatan. ngakunya sih hp nya nggak bisa dihubungin dua-duanya gara-gara kecelakaan itu.
abis itu saya coba buat tetep pikir positif. mungkin dia memang bener kecelakaan.
akhirnya saya tunggu sampai tujuh hari lewat dari hari H, barang-barang yang saya pesan tak kunjung datang. saya pun langsung menghubungi semua korban yang ada di faceboknya. saya cari info tentang olshop itu, dan 90% bilang kalo olshop itu emang penipu. kalian bisa bayangkan bagaimana perasaan saya waktu itu. marah, kecewa, takut, sedih, semua campur aduk. saya berpikir bagaimana saya bilang ke teman-teman, bagaimana saya mengganti uang teman-teman. OH MY GOD. saya kena musibah.
sempat ada pikiran dan bermacam rencana sudah saya susun buat menyelidiki masalah ini sampe ke jalur hukum. saya mau seret olshop itu ke polisi tapi agak berat buat saya, yang waktu itu lagi dalam minggu-minggu ujian. ada satu korban dari Cibubur, yang juga ngotot banget buat nyelesain masalah ini. padahal dia ketipu cuma 500 ribu. oke, saya tahu itu banyak yah, tapi masih lebih nyesek saya yang sampe sejuta lebih. ckckck
dia, sebut aja "N", sudah mengajak korban-korban yang lain ketemuan buat ngomongin masalah ini. sayangnya saya nggak ikut waktu ketemuan itu, karena tempatnya jauh, dan saya juga ada hal lain yang saya prioritaskan. akhirnya setelah mereka ketemuan, saya dikabarkan kalau awal bulan ini mereka mau mendatangi sekolah si yang punya olshop di bilangan Bintaro, Jakarta Selatan. saya ragu untuk datang, berhubung itu adalah sehari setelah ulang tahun saya, jadi saya masih mau bersama-sama teman-teman dan keluarga saya dulu hehehe
saya coba untuk sharing ke teman-teman terdekat saya. mereka juga kaget. yang tadinya saya hampir hopeless buat nyelesain masalah ini, tapi tanpa sadar komentar dari mereka bisa menguatkan saya. setelah saya cerita masalah saya ini , mereka bilang "gila , gw salut banget sama lo del , padahal tadi lo masih bisa ketawa-tawa , ga nyangka kalo ternyata lo punya masalah seberat ini ..." itu kata-kata yang secara tidak sengaja menyadarkan saya, masa sih saya kuat? padahal saya merasa sepertinya saya ini cengeng banget deh, kalo begitu, saya harus kuat.
dari situ saya coba buat tegar, menjalani masalah ini dengan lapang dada dan berpasrah diri sama YME.
saatnya untuk bicara ke teman-teman. disini yang dipertaruhkan adalah harga diri saya. tapi saya beraniin diri buat ngomong, saya berpikir ini adalah kesalahan saya, saya harus tanggung jawab dan ini resikonya. apapun jadinya nanti, yang penting saya bicara dulu. akhirnya saya berhasil ngomomg ke semua teman saya yang kemarin membeli sepatu itu. saya minta maaf dan minta pengertian dari mereka juga, saya akan mengganti uang mereka tapi mungkin nggak bisa cepat-cepat. beberapa dari mereka memasang tampang kecewa, tapi sebagian besar bisa mengerti. beberapa malah ngedukung saya, "yaudah gapapa del , lo sabar aja , kalo udah ada ya lo ganti , kalo belom juga ga usah maksain". Nah, tapi ada juga yang kesannya meminta untuk diganti cepat-cepat (dan ini membebani batin saya banget) malah ada yang mau ikut campur buat nyelesain masalah ini, menarik pelakunya ke jalur hukum.
yah kurang lebih itu lah pengalaman kurang menyenangkan saya yang bisa saya ceritakan. tapi dimana-mana, semua kejadian pasti ada hikmahnya. hikmah yang bisa saya dapatkan dari pengalaman ini dan mungkin juga bisa jadi pelajaran buat para pembaca sekalian :
2. Jangan mudah percaya sama orang. apalagi lewat facebook. sama orang yang udah kenal aja msaih bisa ngekhianatin kita , gimana sama orang yang baru kenal ? inget kan berita berita yang ada di tv , masalah penculikan ,penipuan , dan lain lain . kalo kita mau e-shopping (belanja lewat internet) sebaiknya cari yang terpercaya , cari yang udah terkenal namanya , yang namanya udah harum di kalangan e-shopper . cari juga alamat lengkap , nomor yang bisa dihubungin , nama pemilik , dll . kita juga bisa sharing/ngobrol sesama e-shopper lainnya tentang olshop yang bagus , yang mencurigakan , cara" transaksi yang nyaman , dan lain lain . pokoknya sebisa mungkin cari semua data yang penting deh supaya kemungkinan untuk ketipu itu kecil .
3. biarpun ini maslaah pribadi, ga ada salahnya kita sharing ke orang-orang terdekat yang kita percaya, atau seenggak-enggaknya ke keluarga. setertutup apapun kita, kita harus bisa coba untuk berbagi . percaya deh, pasti bakalan ada rasa lega biarpun cuma sedikit karna bisa berbagi masalah ini . beban kita pun secara nggak sadar akan terangkat biarpun seringan bulu. lagipula, tanpa kita prediksi siapa tau mereka bisa membantu nyelesain masalah kita, atau setidaknya memberi saran yang membantu, yang selama ini nggak pernah terlintas di benak kita :)
4. selalu dekatkan diri sama Tuhan. jangan pernah malu buat meminta. Tuhan jauh kalau kita jauh. kalau kita mendekatkan diri, pasti Tuhan akan jadi lebih dekat dari yang kita kira :) musibah seperti ini pun sebenarnya adalah salah satu jalan untuk mendekatkan diri dengan Tuhan :)
well , that's all . semoga ini bisa bermanfaat buat kita semua, semoga bisa jadi inspirasi kita untuk bisa jadi lebih maju kedepan jadi lebih baik :)
No comments:
Post a Comment
leave your message here: